Ada sesuatu dengan facebook?

Facebook sudah menduniadan mewabah! Blackberry bisa dijual laku keras juga gara-gara Facebook. Facebook menyalip kepopuleritas aplikasi sejenis di dunia maya.
Namun berikut ada beberapa hal-hal yang perlu diketahui dan dipertimbangkan:
1.Facebook adalah aplikasi web yang tujuannya untuk komunikasi sosial.
2.Facebook adalah PEMILIK semua isinya
Nah berikut adalah kekeliruan yang sering kalian pikir benar:
Semua posting saya di Facebook account saya adalah milik saya! Ini adalah salah besar. Memang kalian bisa mengkontrol siapa yang bisa akses terhadap postingan kalian. Kalian bisa mengatur siapa yang bisa baca blog saya, siapa yang bisa lihat photo saya dan sebagainya.
Tetapi apapun yang sudah upload ke Facebook sudah menjadi hak milik (property) dari Facebook. Facebook berhak melakukan apa saja terhadap isi yang sudah kita upload. Jika kita upload photo anak-anak kita. Maka suatu ketika ada iklan produk bayi yang photonya anak kita ya jangan kaget. Kalau para bajul upload photo bugil dan kinky dan meski hanya diset yang bisa akses diri sendiri, jangan kaget kalau photo itu suatu saat muncul dalam bentuk iklan kondom.. Kok bisa? Ya bisa! Karena Facebook punya hak menjual semua isi Facebook.
Makanya, jangan posting sesuatu yang isinya benar-benar private.. Jangan post photo keluarga, photo anak-anak, dsb yang punya nilai kenangan. Jangan post sesuatu yang punya nilai hak cipta milik anda. Misalnya ada yang mengarang buku lalu post di Facebook. Facebook berhak menjual buku anda! Karena dengan post di Facebook anda menyatakan itu milik Facebook!
Satu hal lagi yang crucial:
Kalau anda post sesuatu di facebook lalu menghapusnya, jangan berpikir bahwa anda sudah benar-benar menghapusnya. . Apa pun yang sudah di post di facebook itu sudah menjadi milik facebook dan mereka simpan. Kalau anda menghapus, itu hanya menghapus access di acount anda saja. Physically, postingan anda still there!
source : kaskus
Asal-muasal Lahirnya Email
EMAIL saat ini sudah menjadi alat komunikasi populer yang digunakan di seluruh belahan dunia. Tapi, tahukah Anda asal-muasal email sebenarnya?
Semuanya bermula pada tahun 1968 di sebuah perusahaan yang bernama Olt Break and Newman (BBN). Perusahaan ini dipekerjakan oleh Departemen Pertahanan AS untuk menciptakan sesuatu yang disebut ARPANET, yang kemudian berubah menjadi internet. ARPANET merupakan singkatan dari Advanced Research Projects Agency Network, dan bertujuan untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer dan pendidikan satu sama lain.
Pada tahun 1971, seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan dalam proyek yang disebut SNDMSG. Program ini bukan merupakan program baru, sebenarnya program tersebut sudah ada selama sekian tahun. Dengan standar masa kini, program tersebut bisa dikatakan lebih dari primitif. Apa yang dilakukan program tersebut hanyalah memungkinkan pengguna pada mesin yang sama dapat saling mengirim pesan satu sama lain. Pengguna dapat membuat dokumen teks yang kemudian akan dikirimkan ke dalam kotak surat pada mesin yang sama.
Kotak surat pada saat itu adalah sebuah dokumen teks yang dapat memiliki teks tambahan yang ditambahkan pada bagian akhir. Data dapat dimasukkan, tetapi tidak dapat dihapus atau diubah. Nama dari kotak surat tersebut adalah nama dokumen teks.
Ray yang ditugaskan untuk membuat aplikasi sederhana ini mampu malakukan sedikit hal lain. Kemudian diketahui ia sedang mengerjakan sesuatu yang disebut CYPNET, yang dimaksudkan untuk mentransfer file antar komputer dalam ARPANET. “Ide yang muncul dalam benak saya adalah CYPNET dapat menambahkan materi ke dalam kotak surat seperti yang dapat dilakukan SNDMSG,” jelas Ray.
Maka ia memodifikasi CYPNET untuk dapat melakukan satu tugas tambahan: menambahkan sesuatu ke dalam sebuah file. Hal ini cukup mudah dan perubahan tersebut dilakukan secara cepat.
Setelah itu, Ray membuat keputusan yang telah merubah sejarah. Ia menciptakan format alamat email. Ia mendeskripsikannya? Sebagai berikut, alamat kotak surat, tanda @, lalu diikuti nama mesin. Ia menggunakan tanda @ karena “sepertinya masuk akal. Saya menggunakan tanda @ untuk menandai bahwa si pengguna ada di/atau host lain selain berada di local area.
Ia mengirim pesan pada dirinya, yang isinya sudah hilang ditelan waktu. Pesan Email pertama segera terkirim antara dua noda PDP-10 dalam jaringan ARPANET. Sejarah telah dibuat.
Eudora Mail
Salah satu program email pertama yang terbesar yang dapat digunakan oleh umum adalah Eudora. Email ini pertama kali ditulis pada tahun 1988 oleh Steve Dorner. Pada saat itu ia adalah seorang karyawan di University of Illinois.
Eudora diambil dari nama almarhum Eudora Welty, seorang penulis dari Amerika. Eudora adalah client email pertama yang menyediakan antarmuka grafis. Pada saat pertama muncul email ini bersifat gratis, meskipun kemudian setelah dibeli oleh Qualcomm pada tahun 1994, Eudora menjadi produk professional.
Seperti aplikasi lain dalam web, Eudora adalah raja selama beberapa tahun, kemudian dengan cepat digantikan oleh client email dari Netscape dan Internet Explorer. Kedua client email tersebut menjadi popular tidak hanya karena mereka lebih baik dari Eudora, tapi juga karena mereka disediakan secara cuma-cuma dengan web browser.
Sejarah Warnet di Indonesia
TIDAK jelas siapa penyelenggara warnet pertama kali di Indonesia. Aktivitas pembuatan warnet mulai sekitar tahun 1996-1998. Wasantara dari PT Pos Indonesia dan Pointer yang merupakan spin-off dari CNRG ITG merupakan segelintir pioner warnet di Indonesia. Pointer bahkan sempat bereksperimen dengan VW Combi untuk warnet keliling.
Istilah Warnet
Warung internet adalah sebuah kata yang berkembang di antara para aktifis internet Indonesia di tahun 1997-1998 untuk sebuah kios yang memiliki banyak komputer yang disewakan bagi pengakses internet. Pada masa itu secara tidak sadar terjadi perebutan singkatan dari warung internet antara warin dan warnet. Seharusnya, jika kita konsisten dengan proses menyingkat kata, seperti warteg menjadi warung tegal dan wartel menjadi warung telekomunikasi, maka yang seharusnya di pilih adalah warin.
Karena net menjadi akhiran yang sangat menarik dalam jaringan internet, maka kebanyakan rekan-rekan di masa itu lebih memilih istilah warnet daripada warin. Oleh karena itu, tidak heran hingga saat ini warnet diadopsi oleh masyarakat Indonesia.
Mailing List
Awalnya, semua aktivitas dilakukan di mailing list asosiasi-warnet@itb.ac.id di server ITB. Dengan pertimbangan bandwidth ITB yang terbatas ke internet, pada tanggal 14 April 2000 rekan-rekan pindah ke asosiasi-warnet@egroups.com yang kemudian menjadi asosiasi-warnet@yahoogroups.com.
Asosiasi Warnet Indonesia
Tanggal 25 Mei 2000 merupakan hari bersejarah bagi rekan-rekan penggiat warnet, karena telah lahir Asosiasi Warnet Indonesia yang ada secara fisik dalam pertemuan di kantor Ditjen Dikmenjur Depdiknas. Asosiasi ini terbentuk dalam sebuah rapat untuk melihat kemungkinan kerjasama rekan-rekan warnet dengan SMK, dipimpin oleh Dr Gatot HP (Direktur Menengah Kejuruan Diknas) pada saat itu. Asosiasi Warnet Indonesia kemudian di kenal sebagai AWARI.
Ketua Asosiasi Warnet pertama adalah Rudy Rusdiah, Bendahara Adlinsyah, dan Sekretaris Abdullah Koro. Akhir 2001 dilakukan pertemuan rekan-rekan aktivis warnet yang berakhir dengan digantinya pengurus lama dengan presidium AWARI yang dipimpin oleh Judith MS, Michael Sunggiardi, dan Abdullah Koro. – wikibooks
Sejarah Internet
PADA awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network); mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. – wikipedia
-
Arsip
- April 2010 (2)
- Maret 2010 (4)
- Oktober 2009 (1)
- September 2009 (3)
- Juli 2009 (3)
- Juni 2009 (7)
- Mei 2009 (3)
- April 2009 (3)
- Maret 2009 (9)
- Februari 2009 (26)
- Januari 2009 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS

